Kapan saja jin atau setan dapat mempengaruhi manusia dan akhirnya dapat masuk tubuhnya;
1) Ketika manusia jauh dari Allah dan mengikuti syahwatnya serta lupa untuk mengingat Allah.
2) Terbiasa dengan kemaksiatan hingga melupakan Allah.
3) Kesedihan mendalam yang membuat seseorang lupa kepada Allah.
4) Ketakutan yang sangat mendalam, sehingga ia lupa untuk mengingat Allah. Ketakutan ada dua macam; Ketakutan jibili dan ketakutan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
a) Ketakutan Jibili adalah: ketakutan alami yang merupakan ketakutan bawaan manusia seperti seseorang yang melihat singa, harimau, beruang atau ular, ini merupakan sesuatu yang biasa. Sebagaimana Firman Allah,
• • • • .
“(Setelah mereka bermumpul) mereka berkata, “Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamikah orang yang mula-mula melemparkan?, Berkarta Musa, “Silahkan kamu sekalian melemparkan.” Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka dilemparkan, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka. Maka, Musa merasa takut dalam hatinya”. (QS.Thaha/20:65-67).
b) Ketakutan dari Allah maksudnya, ketakutan yang berhubungan antara hamba kepada Robbnya dan mengingat-Nya, maka ketakutan ini tidak membahayakannya. Sedangkan ketika ketaatan telah hilang dari diri hamba dan lupa untuk mengingat Allah, maka setan yang menambah-nambahkan ketakutan kepada hamba tersebut, sehingga ia merasa sangat ketakutan. Sebagaimana firman Allah,
“Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musrik quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (Ali Imran/ 3 :175).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar